Kemiripan dan kesamaan kisah Nabi Musa dan Nabi Yusuf 'Alaihimassalam

Ada kemiripan dan persamaan dalam kehidupan Beliau, diantaranya : 1.Keduanya dilepas dari pangkuan kedua orang tuanya sejak kecil, namun ayat-ayat al Qur'an yang menceritakan tentang kisah Nabi Yusuf selalu berhubungan dengan ayahnya dan tidak menyebutkan kehidupan ibunya. Adapun tentang kisah Nabi Musa, al Qur'an menceritakan kehidupan ibunya dan tidak menyebutkan ayah Beliau sama sekali. 
2. Banyak mengenai cerita tentang kehidupan keduanya yang keseluruhannya berjalan sesuai taqdir Allah Swt. secara langsung yang akal tidak ikut berperan. Nabi Musa dibunga ibunya ke laut dan Nabi Yusuf dibuang saudara-saudaranya ke dalam sumur, tetapi Nabi Yusuf telah diberitakan oleh Allah Swt. akan perbuatan saudara-saudaranya itu. Adapun tentang Nabi Musa, Allah Swt. telah memberi wahyu dan ilham kepada ibunya untuk membuang Beliau ke laut sebagaimana yang tertulis dalam surat al Qoshosh : 7.
3. Keduanya hidup dan dibesarkan dalam lngkungan istana kerajaan Mesir dan dianggap sebagai putra dari raja. Namun, yang mengasuh Nabi Yusuf adalah seorang menteri dari kerajaan yang bernama Aziz. Sebagai mana al Qur’an menceritakan dalam Surat Yusuf :21. Sedangkan yang mengasuh Nabi Musa adalah istri dari raja Mesir.
4. Keduanya tumbuh dan berkembang pada zaman kekufuran. Pada masa Nabi Yusuf , kemusyrikan dan kedhaliman telah merajarela. Begitu juga pada zaman Nabi Musa, kerusakan telah terjadi di bumi Mesir.
Maka dari itu, Allah Swt. menjaga keduanya untuk dari hal-hal yang menyesatkan. Keduanya tidak pernah bersujud pada berhala dan tidak pernah melakukan dosa dan kesalahan. Sebagaimana disebutkan dalam surat Yusuf : 22 dan Al Qoshosh : 14.
5. Kemegahan dan kemewahan menjadi hal yang biasa bagi Nabi Yusuf dan Nabi Musa pada masa mudanya karena keduanya dibesarkan dalam lingkungan kerajaan. Nabi Yusuf diangkat menjadi anak dari menteri dari kerajaan Mesir dan Nabi Musa menjadi salah satu anak dari Fir’aun.
Namun, keduanya juga mengalami nasib yang sama; harus kehilangan kemewahan yang telah mereka rasakan sejak kecil. Nabi Yusuf harus hidup di penjara dengan suasananya yang pengap, kekurangan pangan, dan bermacam cobaan setelah bermasalah dengan siti Zulaikha yang telah mengasuhnya. Sedangkan Nabi Musa harus rela keluar dari negeri yang membesarkannya setelah membunuh seorang Qibthi karena membela Bani Israil yang sedang bertikai. 
6. Keduanya sama-sama kehilangan indahnya hidup di kerajaan dengan segala kemegahannya kepada kemiskinan dan kefakiran. Nabi Yusuf rela meninggalkan ayah angkatnya dan masuk penjara demi menjaga kesuciannya. Nabi Musa pergi ke negeri yang jauh dari Mesir setelah memukul keturunan Qibthi yang menyebabkan kematiannya.
7. Dalam kisah Nabi Musa dan Nabi Yusuf banyak membahas tentang perempuan. Namun, dalam cerita Nabi Yusuf, perempuan menjadi cobaan dalam kehidupannya. Cobaan itu berawal dari siti Zulaikha yang mengajaknya untuk berbuat zina dan beliau menolak ajakan itu, sehingga kabar itu menyebar dipenjuru kota Mesir. Banyak perempuan kerajaan yang membicarakan tentang kejadian ini, sehingga memaksa Nabi Yusuf untuk memilih hidup di penjara dari pada kemewahan kerajaan. Berbeda dengan Nabi Musa yang, Allah Swt. telah menjadikan perempuan sebagai anugerah dan rahmat. 

Ini dulu ya………


Masih banyak kesamaan dan kemiripan kisan dari kehidupan Nabi Musa dan Nabi Yusuf. dan semoga kita bisa mengambil Ibrah untuk hidup ini.